
Puluhan siswa Ahlul Qur’an School, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 30 Juni hingga 1 Juli 2026. Penuh dengan rangkaian kegiatan spiritual, permainan, dan muhasabah diri, MABIT ini meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta — termasuk air mata yang tak tertahankan di tengah malam.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta bernama Muktasim, mengawali suasana yang khidmat dan penuh berkah. Peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok dan langsung diuji semangatnya melalui lomba yel-yel yang meriah. Semangat kebersamaan langsung terasa sejak momen pertama.

Memasuki sesi pertama, Ustazah Emi dan Naila memimpin Game 1 yang membuat suasana semakin seru dan ceria. Setelah Ishoma dan sholat Ashar, peserta menikmati waktu bebas dan mandi sore sebelum kembali berkumpul untuk sesi materi.
Materi pertama dibawakan oleh Ustazah Siti Aminah dengan tema Teladan dari Ashabul Kahfi — kisah para pemuda pemberani yang mempertahankan iman mereka. Setelah sholat Maghrib yang adzan dikumandangkan oleh peserta bernama Mushab dengan suara yang merdu, seluruh peserta mengaji bersama dan makan malam dalam satu tempat, satu semangat, dengan adab yang ditanamkan dalam setiap suapan.
Usai sholat Isya, peserta menyaksikan pemutaran film bersama yang membuat hampir seluruh anak meneteskan air mata. Setelah film selesai, setiap kelompok diwakili ketuanya untuk menyampaikan tanggapan dan kesan dari film tersebut — melatih keberanian berbicara sekaligus kepekaan hati.
Puncak malam pertama adalah sesi muhasabah diri yang dipimpin oleh Ustazah Mawarni. Di sinilah tangis anak-anak pecah tak tertahankan. Ustazah Mawarni mengupas perjuangan orang tua dalam membangun keluarga — kerja keras, banting tulang, pengorbanan yang tak pernah terlihat oleh anak-anak — sementara di sisi lain, malam-malam mereka dihabiskan dengan melawan dan membantah orang tua. Tangisan semakin riuh, semakin dalam.
Setelah suasana mereda, Ustazah Mawarni dengan lembut menenangkan peserta dan mengajak mereka untuk berjanji — menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berbakti kepada orang tua, bersemangat dalam belajar dan mengaji, serta kelak menjadi penghafal Qur’an yang memberikan mahkota surga kepada orang tua tercinta.

Di tengah malam yang sunyi, seluruh peserta dibangunkan untuk menunaikan sholat Tahajjud bersama, dipimpin oleh Ustaz Anwar. Dalam keheningan malam itu, Ustaz Anwar mengingatkan satu pesan yang terasa menghunjam: “Di sholat ini, di Tahajjud ini — doakan orang tua kalian, dan mintalah kepada Allah dengan doa yang khusyuk.”
Setelah Tahajjud, peserta kembali mengaji bersama, mengisi malam dengan lantunan ayat suci hingga waktu Subuh tiba. Sholat Subuh diimami langsung oleh Ustaz Anwar, dilanjutkan dengan dzikir dan kultum singkat oleh peserta bernama Faris.

Pagi hari diisi dengan mengaji sambil menikmati teh dan roti bersama. Peserta kemudian menulis surat cinta untuk orang tua — sebuah momen sederhana yang kembali menghangatkan hati. Suasana berubah ceria saat senam pagi dilanjutkan dengan permainan unik: main bola menggunakan sarung, yang memancing gelak tawa seluruh peserta.
Sesi terakhir diisi dengan Game 2 yang dipimpin oleh Ustazah Hasni, Ustazah Nur, dan Ustazah Ani, sebelum acara memasuki sesi penutupan. Dua penghargaan bergengsi diumumkan: Muslim Terbaik diraih oleh Nauval, dan Muslimah Terbaik oleh Mumtaz. Acara ditutup dengan salam-salaman hangat antara peserta, para ustazah, dan pembimbing sebelum pulang ke rumah masing-masing.


Kegiatan MABIT ini merupakan salah satu program pembinaan karakter yang diselenggarakan Ahlul Qur’an School sebagai bagian dari komitmen membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Ahlul Qur’an School saat ini membuka pendaftaran untuk seluruh jenjang pendidikan: TPQ, Kelompok Bermain (KB), TK IT, TPA/Daycare, dan SD IT. Bagi orang tua yang ingin menitipkan dan mendidik buah hati dalam lingkungan Islami yang penuh kasih dan Al-Qur’an, informasi pendaftaran dapat dihubungi melalui WhatsApp 0812 6446 2196 atau Instagram @ahlulquran.school.
“Setiap anak adalah amanah. Di sini, amanah itu kami rawat dengan cinta dan Qur’an.”



